Lombok Update News
The news is by your side.

Beberapa Persoalan Yang Ditinggalkan BPPD Lombok Tengah, Fathurrahman : Sebaiknya Pemda Loteng Melawan Lupa

0 131

Lombok Tengah, (lombokupdatenews) – Beberapa persoalan dan kasus yang masih menjadi pertanyaan besar sebagian masyarakat Lombok Tengah saat ini, dimana pembangunan serta beberapa proyek bidang pariwisata tersebut, di anggap mangkrak dan tanpa kejelasan. Pasca ditahannya Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Lombok Tengah, Ida Wahyuni Sahabudin oleh aparat penegak hukum Polda NTB, serta masih adanya dugaan persoalan yang ditimbulkan. Siapa yang bertanggung jawab??
Terkait persoalan ini Pembina Lembaga Deklarasi Lombok Tengah, Fathurrahman angkat bicara, menurutnya seperti diketahui oleh semua lapisan masyarakat pada awal tahun 2019 lalu, Lombok Tengah di hebohkan oleh brand desa wisata, sehingga muncul program Homstay, yang konon merupakan program dari pemerintah pusat serta pemerintah daerah. Namun sebab tidak jelasnya arah program serta kerja Ketua BPPD Lombok Tengah saat itu yang masih dipegang Ida Wahyuni Sahabudin banyak kontraktor yang menjadi korban, yang diduga banyak tertipu program fiktif.
“Di beberapa titik masih nampak bangunan yang mangkrak, banyak tukang serta pekerja projek pembangunan program dari BPPD hingga saat ini belum dibayarkan dan dampak dari hal ini juga banyak kontraktor mengalami kerugian serta menjerit” Ungkap mantan DPRD ini.

Fathurrahman berharap agar Pemerintah Daerah Lombok Tengah tidak tutup mata terhadap persoalan tersebut serta pihaknya meminta agar Bupati kembali membentuk tim guna penyelesaian persoalan ini,sehingga Investor serta para kontrakor mempunyai kepercayaan penuh terhadap Daerah Lombok Tengah, terutama dibidang pembangunan dan pegembangan potensi daerah pariwisata yang ada di wilayah Tatas Tuhu Transa ini.
“Pemda jangan tutup mata serta selalu melawan lupa dengan kondisi ini, saya menerima beberapa aduan dari rekanan yang menjadi jadi korban, kita menuntut pemda bersikap tegas, mengingat direktur BPPD tersangkut kasus, dan menyebabkan macetnya pembangunan . Dimana pada waktu itu terjadi pada masa masa pemerintahan Suhaili-Pathul.”Tutupnya.(Lu07)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More