Lombok Update News
The news is by your side.

Di Duga Depresi Akibat Himpitan Ekonomi, Seorang Pria Nekat Mengakhiri Hidupnya

0 253

Lombok Barat (lombokupdatenews) – Warga Dusun Montong Lauk, Desa Selat, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, dihebohkan dengan seorang pria berinisial SH, yang ditemukan tewas gantung diri di rumahnya.

Pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani ditemukan tewas tergantung pada seutas tali di dalam kamarnya sekitar pukul 07.00 Wita.

Aparat Kepolisian yang menerima laporan masyarakat, langsung melakukan identifikasi dan Olah Tempat Kejadian Perkara.

“Tim Identifikasi Polresta Mataram melakukan olah TKP bersama Tim medis dari Puskesmas Suranadi yang melakukan Visum  Jenazah langsung di lokasi kejadian,” kata Kanit Reskrim Polsek Narmada Polresta Mataram, Ipda Ahmad Taufik di Mataram, Selasa, (17/08).

Ia menjelaskan, saat petugas tiba di TKP, kondisi Jenazah sudah diturunkan oleh keluarga. Dari hasil Visum jenazah atau pemeriksaan Medis hasilnya terdapat luka lebam pada leher, menguatkan bahwa korban meninggal akibat gantung diri. Tidak ada ditemukan tanda-tanda yang mengarah pada kekerasan fisik.

“Ada bekas luka bekas tali pada daerah sekitar leher, Lidahnya ke gigit, air liurnya keluar terus. Jadi dokter menyimpulkan korban memang meninggal karena gantung diri,” ujarnya.

Menurut keterangan pihak keluarga, korban semasa hidupnya mengalami  Depresi karena faktor Ekonomi. Diduga karena permasalahan itulah yang membuat korban mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidupnya.

“Sebelum mengakhiri hidupnya, Korban sempat berkeluh kesah dengan keluarganya tentang himpitan Ekonomi yang dialaminya,” ucap dia.

Istri dan pihak keluarga korban menolak untuk dilakukannya Autopsi terhadap Jenazah, pihak keluarga sudah mengikhlaskan.

 Pemakaman telah dilaksanakan sore tadi sekitar Pukul 16.00 WITA setelah Sholat Ashar,” kata Taufik. (Lu-01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More