Lombok Update News
The news is by your side.

Dinamika Koalisi Gerindra-PDIP NTB: Pertemuan Pathul dan Musafirin Membuka Peluang Baru

0 235

Lombok Tengah, (lombokupdatenenws) – Indikasi adanya koalisi Gerindra dan PDIP dalam Pilkada Gubernur NTB 2024 semakin kuat., hal ini terlihat dari adanya pertemuan yang dilakukan Pathul dan Musafirin beberapa waktu yang lalu akan membuka peluang baru ndikasi adanya koalisi Gerindra dan PDIP dalam Pilkada Gubernur NTB 2024 mendatang.

Indikasi adanya koalisi Gerindra dan PDIP dalam Pilkada Gubernur NTB 2024 nanti akan semakin kuat, hal tersebut diperkuat dengan pertemuan Ketua DPD Gerindra NTB, Lalu Pathul Bahri, dan Ketua DPC PDIP Sumbawa Barat, H. Musafirin, yang juga calon Wakil Gubernur pasangan Sitti Rohmi Djalillah.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menjelaskan dinamika politik di tingkat nasional dan lokal memang berbeda, sehingga kerja sama antar partai di tingkat lokal sangat mungkin terjadi.

“Dalam pilkada, kerja sama dengan partai politik memungkinkan karena syaratnya 20 persen. Satu hal yang biasa dilakukan partai,” ujar Hasto.

Bila mengacu pada Pasal 40 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota (UU Pilkada). Syarat 20 persen tersebut mengharuskan partai politik atau koalisi partai memiliki minimal 20 persen dari jumlah kursi DPRD untuk bisa mengusung pasangan calon kepala daerah. Ini menjadikan koalisi Gerindra dan PDIP lebih mungkin terjadi.

Pertemuan Pathul Bahri dan H. Musafirin di Praya, Lombok Tengah, pada 21 Juni 2024 kemarin berpotensi menjadi awal koalisi dua partai besar ini di NTB.

Samsul Qomar, Juru Bicara Pasangan Rohmi-Firin, menyambut baik kemungkinan koalisi ini.

“Kami sangat luwes dan menyambut baik hal ini,” ujarnya.

Meski ada isu Gerindra mungkin akan mengusung Lalu Muhamad Iqbal sebagai calon gubernur, Samsul Qomar yang juga Wakil Ketua DPW Partai Perindo NTB ini berharap Iqbal sebagai putra daerah asal Lombok Tengah, akan lebih mulia bila fokus pada karir besarnya di Jakarta.

“Kami lebih mengharap pak Iqbal fokus untuk karir besarnya di Jakarta. Bagaimanapun, belum ada tokoh Sasak yang duduk di Kabinet. Siapa tahu pak Prabowo bisa memberikan ruang tersebut untuk beliau,” tambahnya.

Samsul Qomar juga menambahkan, hasil survei beberapa lembaga kredibel menunjukkan Iqbal belum mencapai angka menggembirakan.

“Kita tahu dari hasil survei dua lembaga kredibel di NTB, baik LSI maupun Indikator, Lalu Muhamad Iqbal hasilnya belum menggembirakan untuk beliau. Saya yakin Mamiq Iqbal adalah orang yang rasional dan berbasiskan data dengan pengalamannya sebagai diplomat senior,” jelasnya.

Dalam menyongsong Pilkada Gubernur NTB 2024, konstelasi politik di NTB bisa jadi lebih mengerucut dengan adanya kerja sama Gerindra dan PDIP. Meski hasil survei sementara menunjukkan Iqbal belum maksimal, pertemuan Pathul dan Musafirin membuka jalan bagi potensi koalisi ini.

“Namun, saya tidak bisa berkomentar terlalu jauh karena hal tersebut merupakan dapur dari kedua partai tersebut,” pungkas Samsul Qomar.(Lu01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More