Lombok Update News
The news is by your side.

Ditetapkan Sebagai Tersangka Korupsi BLUD, Muzakir  Langkir “Bernyanyi”

0 207

Lombok Tengah (lombokupdatenews) – Direktur RSUD Praya akhirnya ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus korupsi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), oleh Kejaksaan Negeri Lombok Tengah, Rabu (24/8).

Selain Dirut RSUD, Kejari Lombok Tengah menetapkan dua tersangka lainnya yakni Bendahara Rumah Sakit dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Kepala Kejaksaan Negeri Lombok Tengah mengatakan, penetapa ketiga tersangka dilakukan setelah melalui proses pemeriksaan sebanyak 3 kali, dan memeriksa sebanyak 40 orang saksi.

“Ada beberapa  perbuatan melwan hukum yang ditemukan penyidik  antara lain, mark up harga barang dan jasa, potongan pembayaran rekanan oleh pejabat RSUD dan Gratifikasi,” ujarnya

Dari perbuatan para tersangka, Kejari Lombok Tengah menemukan kerugian Negara sebesar 1,7 miliar rupiah.

“mark up 900 juta, pemotongan 850 juta serta uang sebesar 10 juta rupiah saat penggeldahan yang diduga merupakan hasil suap,” jelasnya.

Sementara Direktur RSUD Praya Muzakkir Langkir mengatakan penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Kejari Lombok Tengah bukan berkaitan dengan kasus UTD melainkan dana taktis.

Dirinya menyebut, sejumlah pejabat daerah menerima aliran dana taktis tersebut.

“Bupati, Wabup, kejaksaan menerima aliran dana ini. Saya ada buktinya,” ucapnya.

Disebutkan aliran dana tersebut, digunakan untuk kepentingan dalam pilkada lalu. “ada untuk kepentingan pilkada, pada saat putusan MK itu,” tegasnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More