Lombok Update News
The news is by your side.

Dua Kali Mangkir, Ketua BPPD Akhirnya Memenuhi Panggilan

0 432

Lombok Tengah (lombokupdatenews) – Drama kasus Pelaporan Ketua Badan Promosi Pariwisata oleh Riyan Zaky dimulai, setelah Terlapor memenuhi panggilan penyidik Polres Loteng siang tadi.

Pantauan LUNews di lapangan, Ketua BPPD mengendarai Mobil Alphard nopol DK 1691 FAP, tiba di Mapolres Loteng sekitar pukul 10.20 Wita, ditemani 2 orang pria yang di duga pengacaranya.

Ida sempat akan menemui Kapolres Loteng AKBP Esty Setyo Nugroho,  namun entah karena sebab apa, dia urung di temui dan mengarah ke ruang Reskrim bagian Pidana Umum.

“Kurang tau kenapa pak Kapolres tidak bersedia menemui, tapi yang pasti dia sedang di depan penyidik saat ini,” ujar sumber di Polres Loteng.

Ida Wahyuni datang memenuhi pangilan, setelah Kapolres Loteng di beberapa media membenarkan bahwa ketua BPPD ini sudah di panggil sebanyak 2 kali.

“Iya kita sudah memanggil yang bersangkutan sebanyak 2 kali, dia janji akan datang tanggal 14,” Kata Kapolres dari satuan Brimob ini beberapa waktu lalu.

Ida dan dua orang rekannya cukup lama di ruang penyidik, tidak jelas sampai kapan dia berada di sana.

Sementara, Kasat Reskrim Loteng yang di konfirmasi via WA mengatakan pemanggilan Ida Wahyuni hanya untuk melakukan klarifikasi.

“Biar kami konstruksikan dulu, kan masih klarifikasi,” jawabnya singkat

Sementara itu M Samsul Qomar ketua Pemuda Pancasila mengatakan polisi terkesan menempatkan terlapor sangat spesial.

“Saya melihat perlakuan spesial terhadap terlapor, padahal dia ini sudah menyepelekan polisi,” tegasya.

MSQ sapaannya menjelaskan bahwa BPPD itu adalah alat Pemda Loteng untuk kerja pariwisata bukan untuk di gunakan secara pribadi oleh pengurusnya, apalagi untuk hal hal yang di luar promosi pariwisata.

“Semestinya pemda juga harus keberatan karena organnya di gunakan untuk kepentingan pribadi dan lain-lain.  Masa iya ada BPPD kontrak soal alat kesehatan, itu sudah di luar jalur dan tidak boleh BPPD membuat kontrak dengan kontraktor, dasarnya dari mana ?” Terangnya.

Disisi lain, usai pemeriksa sekitar 4 jam, saat hendak dikonfirmasi awak media. Ida Wahyuni seperti menghindar dan buru-buru masuk mobil meninggalkan Mapolres Loteng. (Lu-01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More