Lombok Update News
The news is by your side.

KKN Mahasiswa Mahasiswi UNIQBA Berikan Pelatihan Tas Stripping Kelompok Usaha Wanita Desa Lantan

0 294

Lombok Tengah – (lombokupdatenews.com ) Kuliah Kerja Nyata UNIQHBA Kelompok 1 di Desa Lantan kecamatan Batukliang Utara dapat apresiasi dari pemerintah  dan masyarakat Desa Lantan ( 29/10/2023 )

Selama dalam melaksakan proses KKN para mahasiswa dan mahasiswi  KKN telah banyak berkontribusi kepada masyarakat setempat dengan memberikan pelatihan pembuatan  tas stripping kepada ibu-ibu yang tidak mempunyai pekerjaan tetap, sekaligus sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sekitar serta membentuk Kelompok Usaha Wanita ( KUW )  Desa Lantan yang beranggotakan sebanyak 24 orang 

Lukmanul Hakim Ketua Kelompok KKN UNIQHBA mengatakan untuk meningkatkan kreatifitas ibu-ibu perlu ada terobosan – terobosan baru yang bersifat kearifan lokal serta diharapkan bisa mengurangi angka pengangguran di masyarakat

“Kegiatan ini diharapkan nantinya akan  ada tindak lanjut dari pemerintah baik Desa maupun kab.Lombok Tengah, mengingat ibu-ibu anggota kelompok yang ada di dusun Endut Tojang rata -rata petani dan pekebun yang tidak punya penghasilan tetap”Ungkapnya

Sebelum menyusun program kerja KKN mahasiswa UNIQHBA melakukan survey atau observasi lapangan untuk mendapatkan data-data pendukung agar nantinya dalam penyusunan program kerja KKN 2023, benar -benar bisa di terima oleh semua pihak  serta dapat  bermanfaat untuk masyarakat

“Adapun kegiatan yang telah dilaksanakan seperti KKN sebelum-sebelumya namun yang lebih ditekankan pada kegiatan kelompok” tambah  Lukmanul Hakim

Atas nama pemerintah Desa Lantan Sami’un Kadus Dusun Endut Tojang Desa Lantan dalam kesempatan tersebut juga  memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap KKN Mahasiswa mahasiswi UNIQHBA Bagu kelompok 1 tahun akademik 2023, atas sumbangsih yang telah di berikan kepada masyarakat Desa Lantan.

“kami berterima kasih  atas pengabdian kalian mahasiswa dan mahasiswi semoga menjadi Amal Jariah dan diharapkan kepada semua anggota kelompok KUW untuk melanjutkan kegiatan tersebut serta  diharapkan bisa menjadi sebuah terobosan baru dan usaha yang berkelanjutan sesuai dengan permintaan pasar, dan di harapkan  juga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat kami.”harapannya.

Usaha pembuatan tas stripping  tersebut disamping harganya murah  target pasarannya adalah menyasar  para ibu-ibu petani dan pekebun, selain itu juga  untuk kebutuhan belanja barang di pasar sebagai pengganti tas plastic yang ramah akan lingkungan dan membanu pemerintah dalam mengurangi produksi sampah plastic.

Salah seorang anggota kelompok ibu Odah mengatakan, semenjak ada pelatihan pembuatan Tas STRIPPING ini ibu-ibu yang biasanya  menganggur jadi ada kesibukan, semua hasil produksi kelompok yang sudah jadi semuanya laku terjual, beberapa pesanan juga datang dari luar desa Lantan.” ungkapnya(Lu05)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More