Lombok Update News
The news is by your side.

MATA NTB : Ada Kejanggalan Dalam Seleksi Direksi PDAM

0 235

Lombok Tengah (lombokupdatenews) – Setelah Tim Pansel seleksi Direksi PDAM Loteng di publikasi dengan tanda tangan Ketua Pansel Muazar Habibi muncul kecurigaan dan pertanyaan publik soal kerja tim tersebut.

Kemarin , MATA NTB melalui Direktur Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik ini menilai apa yang di lakukan oleh Tim Pansel tersebut bertentangan dengan permendagri 37 tahun. 20018 soal masa jabatan direksi PDAM Loteng.

Saya mempertanyakan kok bisa pansel ini membuka seleksi tiga Direktur sekaligus, sementara yang lowong saat ini adalah Direktur Utama saja, sementara dua Direktur yakni Direktur Umum dan Tekhnik masih menjabat hingga 2023 nanti,” Katanya penuh tanya.

Sesuai SK Bupati Yang di tandatangani HM Suhaili FT SH, Masa berlaku Direksi di PDAM masih sampai 2023 dan jelas dalam aturan bahwa Direksi di nyatakan kosong atau lowong jika mereka meninggal dunia atau mengundurkan diri.

Namun, lanjut dia, Dua direktur yang saat ini masih masa jabatannya. “Mau di apakan mereka ini apakah di paksa mundur atau bagaimana,” tegasnya.

Mantan Dewan 2 periode ini juga menilai Tim Pansel bekerja asal asalan karena soal masa jabatan direksi saja tidak di fahami, jika ini dilanjutkan maka kita perlu melihat surat pemberhentian 2 orang direktur tersebut dan alasan pemberhentiannya apa.

“Kalau di pansel di buka juga untuk direktur Umum dan tekhnik artinya L. Sukemi dan Pak Sahim sudah mundur atau di pecat,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, Dewan Pengawas juga oleh timsel di buka pendaftarannya, hal ini tidak sesuai dengan aturan yang berlaku karena sama dengan direksi mereka masih masa baktinya hingga 2023.

“Apakah semua dewas ini juga sudah di berhentikan atau mengundurkan diri, penting ketua pansel menjelaskan ke publik,” sergah MSQ biasa ia di sapa.

Jika tidak, maka hasil pansel akan menjadi rentan di gugat dan di batalkan oleh hukum, karena proses yang di laksanakan melanggar aturan yang ada.

” Saya pastikan mereka akan KO di depan hukum jika tidak di jelaskan alasan alasan kenapa Direksi dan Dewas di ganti semua sementara mereka masih menjabat, jangan sampai publik berasumsi dan berspekulasi ada yang mau membersihkan kabinet Abah uhel kan jadi tidak menarik ini,” pungkas ketua Pemuda Pancasila Loteng ini. (Lu-01)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More