Lombok Update News
The news is by your side.

Miris.! Bukannya Belajar, Siswa-Siswi Ini Malah Asyik Pacaran Di Bendungan Batujai

0 322

Lombok Tengah ( Lombokupdatenews) – Akibat belajar tatap muka terbatas di tengah pandemi covid-19, membuat sejumlah siswa SMP dan SMA di Kabupaten Lombok Tengah menghabiskan waktu pacaran di Bendungan Batujai.

Para siswa yang enggan di sebutkan namanya mengaku, menghabiskan waktu di seputaran bendungan Batujai karena mereka tidak full melakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolahnya.

Sambil malu malu, salah seorang siswa mengatakan bahwa dirinya datang ke bendungan batujai untuk sekedar ngobrol dengan kawan-kawan sekolahnya.

”Iya ada yang satu sekolah ada yang beda ini sekolahnya pak,” kata ujang ( bukan nama sebenarnya) kepada LUnews siang tadi, (28/7).

Masih sama-sama mengenakan seragam sekolah, beberapa pasang anak usia pelajar ini terlihat asyik bercengkrama layaknya sedang bermadu kasih. Mereka memilih tempat yang teduh, ada yang duduk berdua di atas motor yang terparkir ada yang mencari tempat duduk sambil ngobrol santai.

Saat wartawan ini mengambil gambar terlihat beberapa siswi yang malu langsung bersembunyi di balik pohon.

“Jangan di foto nanti bapak saya marah,” katanya sambil tertawa dan sembunyi di balik pepohonan.

Menanggapi peristiwa ini, Mantan Angota Komisi IV Jayanti Umar SPd yang juga pengamat sosial pendidikan mengatakan bahwa proses belajar yang tidak normal menimbulkan banyak efek.

“Iya salah satunya anak-anak jadi lebih bebas bergaul, mereka tidak sekolah secara normal sisa waktu yang gunakan malah main-main dan nongkrong,” ketusnya.

Kondisi ini tentu menurutnya tidak baik, karena selain mereka tidak dengan prokes juga mempengaruhi moralitasnya apalagi berdua duan di tempat sepi kan mengundang tanya patut menjadi atensi bersama.

“Pihak Pol PP harus patroli untuk mencegah hal hal yang tidak kita inginkan, bisa saja karena terlalu sering bersama menimbulkan pernikahan dini,” ujarnya.

Selain itu, Pihak Sekolah juga diminta untuk lebih ketat dalam mengawasi anak didiknya, caranya kata dia, jadual sekolah harus di buat dan di sampaikan kepada orang tua wali untuk bersama melakukan monitoring ke siswa tersebut.

“Jadualnya harus di ketahui orang tua wali. Jadi mereka ga bisa banyak waktu untuk main main atau nongkrong,” pungkas ketua Bisang Organisasi KONI Loteng tersebut. (Lu-07)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More