Lombok Update News
The news is by your side.

MSQ Ingatkan Pemda, Hati – Hati Terkait Dana Pengelolaan Anggaran Porprov NTB

0 63

Lombok Tengah, (LombokUpdateNews) – Persiapan Pekan Olah Raga Provinsi sudah di lakukan KONI Lombok Tengah, hingga saat ini terdapat 465 atlit dan Official yang masuk dalam entry number dan nama dan hasil tersebut sudah di kirimkan ke panitia KONI Provinsi.
Adapun 465 atlit dan official tersebut berasal dari 31 cabang olahraga ( cabor ) . Semula ada 390 peserta akan tetapi ada Cabor tambahan, shingga mau tidak mau jumlah tersebut bertambah mengikuti jumlah Cabor tambahan.
Cabor tersebut diantaranya seperti , Sepatu Roda, Pentaque, selancar Ombak, e Sport , Kick Boxing, Trianlthon dan Aerosport .

Ketua Koni Lombok Tengah M Samsoel QOmar dalam Statementnya ke media mengatakan dalam kondisi tersebut dalam pengelolaan pendanaan untuk porprov di Lombok Tengah sayangnya berbeda dengan kabupaten / kota lain , system pendanaan untuk porprov di Lombok Tengah di kelola oleh Dinas Pemuda dan Olahraga, sementara KONI hanya sebatas menyerahkan data data dan melakukan rasionalisasi peserta sesuai ketersediaan dana di dinas.
“Cara ini tentu menurut kami tidak bagus serta tidak maksimal, karena KONI sendiri mempunyai tugas untuk mengurus Olahraga sesuai UU keolahragaan yang ada bukan Dinas yang langsung mengurus cabor dan atlit.” tuturnya.
DItambahkan MSQ hal ini melihat pada pengalaman tahun 2018 lalu , pada saat Porprov ini menjadi atensi APH karena nomenklatur anggaran dan program yang tidaj sesuai dengan UU dan aturan yang ada.
Meski begitu, demi berjalannya event provinsi dan atas nama cabor serta atlit KONI tetap mengikuti kebijakan Bupati Loteng yang menempatkan dana Porprov di Dinas pemuda dan Olahraga.
Sementara itu, untuk dana Porprov sendiri Loteng hanya mendapat 1,7 M jauh dari kebutuhan dan kata cukup atau sama dengan 1,2 persen dana Kota Mataram dimana Mataram menganggarkan 10 Miliar untuk ajang prestasi tingkat Provinsi ini.
Sehingga harapan ke depan Loteng bisa lebih ramah terhadap olahraga prestasi, jangan sampai target 30 emas Lombok Tengah TIdak tercapai sebab persoalan keterbatasan anggaran .
“Kami mendorong pemda Loteng untuk memperbanyak penganggaran pada venue dan alat alat olahraga karena banyak Cabor yang terpaksa latihan di luar Loteng akibat kurangnya sarana yang ada” tutupnya. (Lu07).

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More