Lombok Update News
The news is by your side.

MSQ Tanggapi Masalah BPPD : Seharunya Bupati Lebih Responsif

0 296

Lombok Tengah (lombokupdatenews) – Gejolak Akhir akhir ini di media sosial dan publik Lombok Tengah soal oknum Badan Promosi Pariwisata ( BPPD ) Ida Wahyuni harus di respon cepat Kepala Daerah. “ Pak Bupati Segera mengambil langkah cepat, masalah BPPD ini sudah menggangu kosentrasi pemerintahan,” Kata Ketua PP Loteng M Samsul Qomar melalui rilis resmi ke media pagi ini.
MSQ akrabnya melanjutkan, oknum BPPD ini telah di laporkan oleh orang yang mengaku di tipu daya, nilainya pantastis yakni RP 405 Juta rupiah. “ saya yakin nilai itu tidak berhenti di sana, ada kerugian lain dalam bentuk janji proyek Home stay dan Alkes yang jumlahnya juga lebih besar,” terangnya.
Mantan ketua Komisi II bidang pariwisata ini mengatakan, Bupati mestinya responshif dan tanggap jika ada oknum yang sudah terindikasi melakukan upaya penyalahgunaan jabatan , apalagi kontrak kerja fiktip antara BPPD dan kontraktor sudah menyebar di WA grup dan media sosial sejak lama.
Dia menjelaskan, Kontrak Fiktip terkait proyek Homestay ini sudah memakan banyak korban dan baru satu dua orang yang melapor ke polisi, sisanya akan banyak bermunculan.
Kasus pribadi ketua BPPD ini tentu berhubungan dengan kinerja dia sebagai ketua BPPD , apalagi badan ini di bentuk oleh pemda Loteng dan bertugas untuk kegiatan pariwisata namun okeh oknum itu di salah gunakan. “ malah kalau dibiarkan terlalu lama pariswisata ita bisa tercoreng dan rusak, jangan tunggu membusuk sebelum terlambat lakukan tindakan amputasi,” tegas pria murah senyum ini.
Atas urusan kepariwisataan, MSQ mengusulkan ke bupati agar membentuk tim ahli atau staf khusus bidang pariwisata dan bidang lainnya yang di perlukan, “ bekukan dulu BPPD ini biar dia konsen urusan sama APH, nanti kalau sudah sembuh di fikirkan lagi,” paparnya.

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More