Lombok Update News
The news is by your side.

Pandawa Ganjar Latih Warga Lombok Daur Ulang Sampah Jadi Kerajinan Bernilai Ekonomis

0 115

Lombok (lombokupdatenews) – Sukarelawan Pandawa Ganjar mengadakan pelatihan daur ulang sampah bagi warga di  Kawasan Pantai Kuta Mandalika Lombok Tengah. Sabtu (7/10).

Pelatihan daru ulang agar bisa menjadikan sampah menjadi barang bernilai ekonomis seperti keranjang, tempat tisu, tas hingga pot bunga.Sampah yang dijadikan praktek dalam pelatihan itu diantaranya berasal dari kegiatan pemungutan sampah yang dilakukan Pandawa Ganjar di Pantai Kuta di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

“Kami datangkan pelatih untuk bagaimana masyarakat bisa menciptakan produk dari sampah ini. Hasil dari produk ini berupa keranjang, tas, bisa  tempat tisu, pot bunga dan lain sebagainya,” kata Koordinator Pandawa Ganjar Lombok Tengah, Hadinata.

Hadinata menjelaskan bahwa pelatihan diikuti oleh masyarakat di sekitaran Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Mandalika, Lombok Tengah. Sehingga hal itu dinilai sangat bermanfaat untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Menurut dia, pemanfaatan barang bekas merupakan sebagian dari yang diteladankan Ganjar Pranowo terkait pentingnya membuat segala sesuatu menjadi bermanfaat bagi masyarakat, termasuk mendaur ulang sampah.

“Ini merupakan bagian dari misi dari Pak Ganjar, bagaimana menciptakan nilai tambah dari produk-produk yang sudah tidak bermanfaat lagi. Bagaimana kedepan kita sebagai generasi muda ini bisa menciptakan nilai tambah baru dari segala hal, baik itu sifatnya sampah organik maupun sampah non organik,”paparnya.

Dia menjelaskan, tujuan kegiatan ini ialah agar masyarakat menjadi lebih sadar akan pentingnya daur ulang sampah dan aktif dalam menjaga kebersihan, serta keberlanjutan lingkungan di kawasan ekonomi khusus Mandalika.

“Kita berharap kegiatan ini dapat mengurangi jumlah sampah yang terbuang sia-sia, yang pada gilirannya akan membantu menjaga kebersihan,” tutupnya.

Sementara, salah satu peserta pelatihan Bukran menyambut baik kegiatan ini karena sangat bermanfaat bagi warga sekitar.

“Ini sangat komersil sekali, bisa dijual, di tataran nasional maupun internasional, karena disini juga banyak bule,” katanya

Teknis kegiatan ini melibatkan sesi pelatihan yang mencakup pemilahan sampah, proses daur ulang, dan cara-cara kreatif dalam memanfaatkan barang-barang bekas. Pelatihan ini juga mengajarkan teknik-teknik yang dapat membantu mengurangi dampak negatif sampah terhadap lingkungan. Narasumber kompeten dalam pelatihan ini ialah seorang ibu bernama Yuliati. (Lu-02)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More