Lombok Update News
The news is by your side.

Pedagang Pasar Renteng Keluhkan Penempatan Lapak

0 242

Lombok Tengah (lombokupdatnews) – Sejumlah pedagang sayur dan buah di Pasar Tradisional Renteng Praya, memprotes kebijakan pemerintah terkait dengan lokasi lapak jualan di pasar Renteng yang baru.

Mereka memprotes lantaran jualannya mengalami penurunan pembeli dan pendapatan setelah pedagang di pindahkan ke lantai dua.

“Saya sedih karema setiap hari sepi, tidak ada orang yang berbelanja karena malas naik ke lantai 2,” ujarnya.

Ia menegaskan ingin di pindah ke bawah, karena lebih banyak pembeli sehingga dagangan yang dijajakan bisa laku terjual, untuk menutupi modal yang dipinjam ke Bank.

“Di lantai atas dagangan saya tidak laku. Sedangkan saya berhutang di Bank sebagai modal jualan, lalu bagaimana saya akan bayar setoran ke Bank,” keluhnya

Selain dagangan yang tidak laku, Ia juga setiap hari mengeluarkan ongkos sekitar Rp. 15.000 sampai dengan Rp. 20.000 untuk menyewa jasa pengangkat barang ke lantai atas.

“Kadang dagangan kita sepi dan penghasilan menurun sedangkan setiap hari kita harus keluarkan ongkos buruh,” jelasnya

Ditempat yang sama Pedagang ayam, Sulis juga mengluhkan sepinya pembeli karena letak lapaknya yang begitu jauh, sehingga pembeli malas untuk datang.

“Pembeli berkurang saat di atas karena mereka malas naik, kalau dibawah ada janayang beli,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lombok Tengah Widya Astuti menerangkan, tempat pedagang sayur dan buah sudah diatur sesuai dengan zona-zona. Hal tersebut juga supaya bangunan pasar Renteng di lantai dua tidak sepi

“Zonasi untuk pedagang sayur dan buah yang bertempat di lantai dua sudah kita tentukan dari awal. Tidak bisa ditukar posisi pedagang konveksi dengan pedagang sayur,” katanya

Selain itu, para pedagang yang sudah mencabut lot sudah langsung sesuai dengan lapaknya masing-masing. Namun sampai dengan saat ini pihaknya menyebutkan masih banyak pedagang yang belum menerima hal tersebut

“Untuk saat ini kita sedang fokuskan untuk melakukan penataan secara maksimal,” kata menambahkan. (Lu-02)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More