Mataram,(lombokUp) – Pelayanan air bersih untuk masyarakat yang dikelola oleh PT. Air Minum Giri Menang ( PT. AM GM ) memiliki jumlah pelanggan yang berbeda di dua wilayah yakni kota Mataram dan Lombok Barat
Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama ( Dirut ) PT. AM GM Sudirman, ST, MM dalam wawancara pada Jum’at 13/02/2026
Ia menjelaskan sebab perbedaan jumlah pelanggan inilah sehingga pihaknya harus mengambil kebijakan strategis
” Ada beberapa info menarik tentang PT. AM GM atau sekarang yang kita sebut dengan PAM Giri Menang, karena dimiliki oleh dua daerah, 97 persen sumber air itu ada di Lombok Barat, sekitar 3 persen itu ada di kota Mataram, komposisi saham Lombok Barat 68 persen, kota Mataram 32 persen tetapi mayoritas pelanggan kami ada di kota Mataram bukan di Lombok Barat sehingga hal-hal ini menyebabkan kami mengambil kebijakan-kebijakan strategis tentang pemilik sumber dan pelanggan pada umumnya,”ungkapnya.
Terkait kebijakan strategis Dirut PAM GM Sudirman mengklasifikasikan konsumen yang ada di dua daerah dengan tujuan memberikan pelayanan yang balance
” Ada beberapa golongan yang ada di PAM Giri Menang karena sebagian besar pelanggan ada di kota Mataram golongan bisnis komersil, golongan niaga kami anggap itu banyak dari kota Mataram itu juga memakai produk air kami cuma dari kota Mataram kalau mau menyambung dari rumah ke rumah itu tidak terlalu jauh jaraknya sehingga itu juga membutuhkan investasi yang rendah pendapatannya kalau kita berhitung secara perusahaan, di Lombok Barat sumber air dari sana tetapi secara topography kadang turun naik dan jarak dari rumah ke rumah itu tidak sepadat kota Mataram oleh karena itu murni ini tidak hanya tentang PAM Giri Menang itu berfungsi sebagai perusahaan air minum yang mengejar keuntungan di sini ada tugas sosial melayani masyarakat sebagai pemilik sumber air tentu tidak bisa dihitung tentang untung rugi di saat kami ingin memperluas cakupan layanan kepada masyarakat, imbuhnya.
Lebih jauh Sudirman menyampaikan jumlah masyarakat yang sudah terlayani hingga saat ini menurutnya jumlahnya berbeda
” Memang posisi saat ini penduduk kota Mataram sudah 80 pesen sudah terlayani sisa 20 persen, di Lombok Barat kami mampu melayani sampai hari ini 40 persen
Sudirman melanjutkan sampai hari ini bahwa ada standar yang harus dipenuhi dalam pelayanan air minum
” Standar dalam memenuhi pelayanan air minum ada beberapa hal yang harus dipenuhi, standar kesehatan, jangkauan, dan juga tentang tarif air minum, ” pungkasnya.(Lu05)

