Lombok Tengah, (LombokUP) – Pasca Dilantiknya Dr Mamang Bagiansyah sebagai Kadikes Loteng , maka secara otomatis muncul kekosongan untuk jabatan Direktur RSUD saat ini.
“Maka dari itu diperlukan pejabat yang menutup kekosongan jabatan Dir RSUD ini agar pelayanan kesehatan terhadap masyarakat tetap lanjut.” Ungkap ketua Li Tipikor NTB Sapari.
Ditambahkannya bahwa sejumlah organisasi non-pemerintah (NGO) di Kabupaten Lombok Tengah beberapa waktu yang lalu juga telah menyatakan dukungan penuh terhadap dr. Basirun untuk menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya untuk menggantikan pejabat sebelumnya dr Mamang Bagiansyah.
Menurutnya dukungan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepercayaan terhadap kapasitas, integritas, dan pengalaman dr. Basirun dalam dunia kesehatan, khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan.
Perwakilan NGO ini menilai bahwa RSUD Praya membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya memiliki kompetensi medis, tetapi juga mampu melakukan pembenahan sistem pelayanan, manajemen rumah sakit, serta transparansi dalam pengelolaan anggaran.
“Kami melihat dr. Basirun sebagai figur yang tepat untuk membawa perubahan di RSUD Praya. Kepemimpinan yang tegas dan berintegritas sangat dibutuhkan saat ini,”ujar salah satu perwakilan NGO.
Selain itu, NGO juga menekankan pentingnya reformasi pelayanan kesehatan yang berpihak kepada masyarakat, terutama dalam hal akses layanan, peningkatan fasilitas, serta profesionalisme tenaga medis.
Para NGO berharap pemerintah daerah dapat mempertimbangkan aspirasi masyarakat sipil ini secara serius demi kemajuan pelayanan kesehatan di Lombok Tengah.
“Kami siap mengawal dan mendukung setiap langkah positif demi kemajuan RSUD Praya dan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat,” tegas sapari.
Dalam kesempatan ini juga diharapkan menjadi bentuk komitmen NGO dalam mendorong tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di sektor kesehatan khususnya di pemerintah Daerah Lombok Tengah.(Lu07)

