Terkesan Diabaikan Terkait Laporan Kasus Dugaan Penggregehan Lahannya, Zika Anggap Polisi Tak Ada Komitment Membantu

Lombok Tengah, (lombokUp) – Laporan ke Polisi Polres Lombok Tengah, terkait kasus dugaan penggerergahan lahan seluas 9.833 M² di Desa Sengkerang Kecamatan Pratim Kabupaten Loteng. Pengaduan, dengan no : STPP/208/VIII/2025/SPKT Res Loteng , hingga hari ini telah berjalan lima bulan  namun tak kunjung ada kejelasan dari  pihak penyidik.

Hal ini diungkapkan Pelapor Zika Angga Siregar, menurut Zika pihaknya  justru bingung ketika laporannya tidak mendapatkan kejelasan dari pihak Polres Lombok Tengah mengingat laporannya tersebut telah lama dirinya laporkan.

“Terakhir bulan Desember 2025 saya menghadap ke Penyidik dan menyerahkan dokumen berupa sertifikat elektronik yang sudah disahkan oleh pihak BPN, namun sampai saat ini belum ada konfirmasi dari penyidik sudah mana tahapan proses,” ungkap kesal Zika, Rabu 28 Januari 2026.

Ia berharap penyidik Polres Loteng bisa memberikan informasi sejauhmana tahapan dan bisa meningkatkan status kasus ini ke tahap penyidikan.

“Ini sudah Enam bulan loh, tapi kasusnya belum juga naik ke tahap Sidik. Berharap waktu dekat bisa naik,” terangnya.

Zika Angga Siregar membeberkan bahwa penyidik Polres sudah memberikan SP2HP kaitan sudah dilakukan pemeriksaan terhadap pihak bank, terlapor dan saksi lainnya. Namun setelah itu, terkesan ada yang disembunyikan.

Kasi Humas Polres Loteng Iptu Lalu Brata Kusnadi enggan menanggapi banyak terkait tahapan penanganan laporan tersebut.
“Masih dalam proses pendalaman,” singkatnya.

Kanit Pidum Reskrim Polres Loteng IPDA Fandi Ferdinan Marten yang dikonfirmasi media malah mengarahkan kembali ke Kasi Humas. “Tolong tanya ke Kasi Humas ya,” jawabnya.

Diketahui bahwa pelapor Zika Angga Siregar melaporkan inisial M lantaran diduga melakukan Penggergahan lahan di Desa Sengkerang dimana Zika Angga Siregar memperoleh lahan tersebut dari hasil lelang perantara kantor pelayanan kekayaan negara dan lelang (KPKNL) Mataram.(Lu07)

READ  Kawal NTB Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Pemukulan Santri, Yang menyebabkan Meninggal Dunia

 

Related posts

Leave a Comment