KAWAL NTB SOroti Penggunaan gas Melon. 3Kg oleh kalangan Menengah

 

Lombok Tengah, (lombokUP) – Penggunaan gas melon 3 KG oleh kalangan menengah ke atas mendapat sorotan Kawal NTB.
Divisi Humas dan Kerjasama antar lembaga Lalu Ahadi wiraguna menemukan ada beberapa pengusaha dan rumah tangga ASN menggunakan gas bersubsidi tersebut.
Kami tidak heran gas melon ini sering langka bahkan mahal karena memang yang mengambil hak subsidi bukan hanya rakyat yang patut mendapatkannya tetapi kelas menengah ke atas bahkan kalangan pengusaha juga menggunakan.
Hasil investigasi Kawal NTB pengusaha rumah makan, rumah produksi roti dan jajanan serta restoran bahkan penginapan ada yang menggunakan gas melon subsidi ini.
Terkait hal tersebut Lalu Gun meminta Pihak terkait untuk melakukan penertiban dan operasi mendadak terhadap pengusaha “nakal” tersebut dan ini sebagai bentuk menjaga harga dan kemanfaatan subsidi pemerintah yang tepat sasaran.
Pernah ada pola membeli gas melon menggunakan KTP namun ini tidak efektip bisa saja mereka menggubakan KTP pegawai dan pekerjanya sehingga lolos screning padahal untuk kelas atas.
Di samping itu kesadaran para pengguna juga penting jika rumah tangga yang memiliki lebih dari 5 juta per bulan sebaiknya tidak mengambil hak rakyat tidak mampu.
alasan lain yang sering timbul soal proses penggunaan gas melon konon lebih efektip dalam pemasangan dan pengoperasiannya namun sekali lagi bagi Kawal NTB itu bukan alasan tepat dan tetap harus dihentikan.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan harus mengambil tindakan tegas membentuk satgas khusus yang menangani masalah ini.
Jika dibiarkan maka subsidi jelas tidak tepat sasaran. Saya cek kemarin di salah satu toko Bakery Prima Brownis saya menemukan penggunaan gas pink dan ini menjadi contoh bagi pengusaha lainnya.(Lu07)

 

See also  Ahmad Badri Resmi Mendaftar Balon Kades Darek, Usung Visi Kebersamaan dan Perbaikan Kesejahteraan Masyarakat Desa

Related posts

Leave a Comment