Lombok Tengah — Pengurus Daerah Nahdlatul Wathon Diniyah Islamiyah (PD NWDI) memberikan tanggapan tegas terkait kabar dugaan menjelaskan santriwati yang membawa nama Pondok Pesantren Abul Barokat, Bunkate. PD NWDI memastikan organisasinya menjunjung tinggi komitmen terhadap aturan serta perlindungan moral di lingkungan pendidikan.
Ketua PD NWDI, TGH. Habib Ziadi Thohir, menyatakan bahwa organisasinya secara konsisten mendukung kebijakan agar lingkungan pesantren bersih dari segala bentuk pencabulan dan memahami secara seksual.
“ Kami dari PD NWDI secara umum berkomitmen terhadap kebijakan dan aturan. Pesantren harus bersih dari pencabulan dan berpikiran seksual,” tegas TGH. Habib Ziadi.
Ia juga menambahkan bahwa sikap tegas ini sejalan dengan Arahan langsung dari Ketua Umum PB NWDI, TGB Dr. HM Zainul Majdi. Menurutnya, jajaran NWDI mulai dari Pengurus Besar (PB), Pengurus Wilayah (PW), hingga Pengurus Daerah (PD) telah sering mengadakan kegiatan serta sosialisasi penguatan untuk mencegah tindak kekerasan seksual di lembaga lingkungan pendidikan Islam.
Menanggapi isu yang tengah beredar khusus di Pondok Pesantren Abul Barokat, TGH. Habib Ziadi menyampaikan bahwa saat ini tengah mengambil langkah-langkah konfirmasi sebelum mengambil kesimpulan lebih jauh.
” Sementara ini kami sedang kroscek dan tabayyun (klarifikasi) apa dan bagaimana yang sebenarnya terjadi di Abul Barokat,” simpulnya.(Lu07)

