Deretan Dugaan Kejanggalan Sengketa Tanah Areguling Tumpak: Pemilik Mengaku Tidak Pernah Menjual, Tidak Pernah Bertemu Pembeli

LOMBOK TENGAH, (lombokUP)  — Perkara sengketa tanah nomor 29/Pdt/2026 di Pengadilan Negeri Praya semakin menampakkan deretan poin‑poin kejanggalan yang dikemukakan pihak penggugat, Andri alias Haji Muhammad Padli. Ia menegaskan tidak pernah menjual sebidang tanah di kawasan Areguling Tumpak, bahkan tidak pernah bertemu maupun mengenal nama‑nama pihak yang disebut dalam dokumen peralihan hak. Menurut pernyataan yang disampaikan pihak penggugat, klaim bahwa Made Wiranata pernah membeli tanah darinya dinilai sebagai kebohongan besar. “Andri selaku pemilik lahan tidak pernah menjual tanahnya kepada Made Wiranata, bahkan tidak pernah bertemu dengannya. Aneh rasanya ada transaksi jual‑beli jika penjual dan pembeli tidak saling kenal,” ujar juru bicara pihak penggugat. Pihak penggugat menunjuk…

Dugaan Jaringan TPPO Skala Besar NTB: Rantai Perekrutan TKW Ilegal Lombok Tengah Terungkap, Pihak Kunci Sudah Ditahan Polda NTB

LOMBOK TENGAH, (lombokUP) — Informasi dari narasumber terpercaya yang berhubungan langsung dengan berkas penyidikan Direktorat Perlindungan Perempuan, Anak dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA‑PPO) Polda NTB membuka tabir dugaan jaringan perdagangan orang (TPPO) yang diduga merupakan salah satu jaringan perekrutan pekerja migran ilegal terbesar di wilayah Nusa Tenggara Barat. Rangkaian keterangan saksi, jejak aliran dana, dan hasil verifikasi awal tim penyidik menunjukkan adanya rantai perintah yang terstruktur, modus berisiko “bayar setelah tiba di luar negeri”, serta konfirmasi bahwa pihak‑pihak kunci jaringan sudah berstatus tersangka dan saat ini dalam penahanan di Polda NTB. Narasumber yang bersedia berbicara dengan syarat anonimitas karena…

Polresta Loteng Gelar Operasi Patuh Rinjani 2026, Utamakan Edukasi Keselamatan

‎Lombok Tengah, (lombokUP) — Polresta Lombok Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Rinjani 2026 di lapangan apel Mapolres, senin (26/10/2026). Operasi tersebut dilaksanakan selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. ‎ ‎Operasi Patuh Rinjani 2026 digelar untuk meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah hukum Polresta Lombok Tengah. ‎ ‎Operasi mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.” ‎ ‎Kapolresta Lombok Tengah KBP Hariyanto, S.H., S.I.K. mengatakan operasi tidak hanya berorientasi pada…

Angka Kemiskinan Lombok Tengah Turun Jadi 10,34 Persen, Kualitas Kesejahteraan Membaik

  Lombok Tengah,(lombokUP)- Persentase penduduk miskin di Kabupaten Lombok Tengah pada 2026 mengalami penurunan menjadi 10,34 persen atau sekitar 106,82 ribu orang. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 10,68 persen. Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2026 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), capaian tersebut menempatkan Lombok Tengah pada posisi ketiga dengan persentase penduduk miskin terendah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), setelah Kota Mataram dan Kota Bima. Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Perencanaan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Lombok Tengah, Taufikurrahman Pua Note,…