KAWAL NTB KLAIM Ada Dugaan penggelapan pajak restoran dan kafe Merupakan Salah satu penyebab kebocoran PAD di Lombok Tengah saat ini.

Lombok Tengah(lombokUP) – Dugaan penggelapan pajak restoran dan kafe salah satu penyebab bocornya PAD di Loteng saat ini. Kawal NTB melalui Divisi Kebijakan Publik Heru Andi Winata mengawasi Restoran dan kafe nakal penyumbang kebocoran yang signifikan. Heru menduga dua restoran yang terletak di Desa Bonjeruk Yakni Pasar Bambu satu dan dua terindikasi melakukan penggelapan pajak bahkan menunggak sampai 7 bulan lamanya. padahal di dua restoran tersebut transaksi jual beli berjalan baik dan omsetnya lumayan besar namun pajak yang dipublikasikan ke pemda di duga di manipulasi oleh pemiliknya . Heru mencontohkan…

Kasus WNA & Dugaan Pemalsuan Dokumen: Masyarakat Lombok Tengah Tuntut Proses Hukum Tidak Berhenti di Tengah Jalan

LOMBOK TENGAH,(lombokUP) — Suasana di Kejaksaan Negeri Praya berlangsung hangat pada Selasa siang ini. Puluhan warga yang tergabung dalam aliansi masyarakat berkumpul menyuarakan keprihatinan atas mandeknya penanganan perkara dugaan penipuan dan pemalsuan dokumen yang melibatkan warga negara asing di kawasan Kuta, Lombok Tengah. Korban kasus, Ibu Dian, telah melaporkan adanya penipuan, penggelapan, dan pencurian yang merugikannya. Dokumen yang dipersengketakan telah diuji forensik dan hasilnya terbukti mengandung unsur pemalsuan. Namun pada Februari 2026, Polres Lombok Tengah justru menghentikan perkara dengan alasan menunggu petunjuk jaksa — situasi yang dinilai membingungkan oleh masyarakat.…

Aliansi Advokat Lombok Tengah Temui Kejari, Minta Klarifikasi Dugaan Laporan Pelanggaran Kode Etik Oknum Jaksa

        LOMBOK TENGAH,(lombokUP)  — Sejumlah advokat yang tergabung dalam IKADIN Lombok Tengah serta organisasi pengacara lainnya mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Lombok Tengah untuk meminta klarifikasi terkait dugaan pelanggaran kode etik oleh oknum jaksa. Pertemuan tertutup berlangsung dalam suasana serius namun tetap kondusif. Lalu Deni Rusmin, Ketua Persatuan Advokat Lombok Tengah, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan membangun kembali sinergi yang sempat renggang. “Kami melakukan upaya ini semata‑mata untuk menyampaikan keprihatinan. Beberapa tahun terakhir banyak kasus yang mengundang pertanyaan, dan hubungan kerja antara advokat serta kejaksaan mulai tidak etis,” ujarnya. Ia menjelaskan…