Kawal NTB Berikan Peringatan, Hati Hati Pol PP Lombok Tengah Sedang Melakukan Adegan Berbahaya

Lombok Tengah, lombokUP) – Pemda sekaligus Pol PP Loteng sedang melakukan “ adegan berbahaya” akibat penegakan perda yang lemah dan terkesan tidak konsisten.

kondisi ini akan memicu pelanggaran perda lain yang ada di Kabupaten ini menyusul Perda No 7 tahun 2021 soal Jarak retail modern dengan pasar rakyat di abaikan .

Divisi Humas dan Hubungan Antar Lembaga Kawal NTB Lalu Ahadi Wiraguna melihat potensi kacau balaunya pemerintahan Pathul – Nursiah di depan mata .

“ Kalau Perda 7 ini di biarkan maka publik akan menjadikan yurisprudensi untuk tidak mematuhi perda lain karena produknya sama,” Ujarnya.

Gun menjelaskan selain Perda soal Retail modern di Lombok tengah banyak lagi perda yang selama ini di paksakan di tegakkan seperti perda miras , Perda Sepadan pantai, perda roii jalan dan lainnya nanti akan berakibat di langgarnya oleh masyarakat.

kondisi ini tentu akan memicu situasi yang rancu dan cenderung berbahaya.

Kawal NTB mendesak Bupati dan Wakil Bupati menjaga marwah daerah ini dengan menegakkan aturan tanpa pandang bulu . “ Ini akan menjadi sejarah dan pematik kebijakan yang kurang baik di masa depannya jika pemda abai dan lalai serta tebang pilih terhadap penegakan aturan yang mereka buat sendiri.

Di singgung soal Pol PP yang kerjaanya berjanji terus menerus ? Kawal NTB melihat institusi penegak Perda ini masuk angin dan tidak berdaya melawan pengusaha besar sementara terkait usaha rakyat kecil mereka ganas dan beringas. “ Coba anda jual semangka pinggir jalan langsung di bungkus atau kaki lima di angkut gerobaknya karena apa ? karena mereka tidak punya uang rakyat berusaha hanya untuk menyanbung hidupnya tidak bisa membayar lebih,” Sindirnya.

READ  Bahas Peningkatan Kinerja Keamanan, Babinsa: BKD Adalah Garda Terdepan Dilingkungan Desa

Sebelumnya Alasan tidak di tutupnya Retail modern 25 yang menbrak aturan karena konsentrasi MTQ yang di sebut ikut membuat repot personil Pol PP meski Kawal NTB melihat hal tersebut tidak ada hubungannya karena untuk menyegel satu retail modern cukup 2 orang saja dengan membawa surat pencabutan dan gembok tidak perlu datang beramai ramai.

Sekali lagi ini soal bukan karena ada acara lain tapi memang ada alasan lain saja “, tutupnya sambil tertawa.(Lu07)

Related posts

Leave a Comment