Lombok Tengsh(LOMBOKUP) — Seluruh siswa yang sebelumnya mengalami dugaan gangguan kesehatan setelah mengonsumsi menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lombok Tengah kini telah mendapatkan penanganan medis dan diizinkan pulang.
Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Lombok Tengah, Drs. Lalu Rinjani, M.Si., menyampaikan bahwa seluruh siswa yang sempat mendapatkan perawatan telah dalam kondisi membaik setelah ditangani oleh tenaga kesehatan di sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan.
“Alhamdulillah seluruh siswa yang terdampak sudah diperbolehkan pulang. Penanganan dilakukan dengan cepat dan seluruh pihak terus melakukan pemantauan,” ujar Drs. Lalu Rinjani, M.Si.
Dugaan gangguan kesehatan tersebut terjadi setelah sejumlah siswa mengonsumsi menu program MBG yang didistribusikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Budi Sain Mangkliung, Desa Mekar Bersatu, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, pada Jumat (11/9/2026).
Berdasarkan data penanganan sementara, sebanyak 353 siswa mendapatkan pelayanan kesehatan setelah mengalami keluhan seperti mual dan sakit perut.
Siswa terdampak berasal dari beberapa sekolah, di antaranya:
*SDN 1 Beber
*SDN Repok Puyung
*SDN 2 Lendang Tampel
Penanganan dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, yaitu Puskesmas Aik Darek, Puskesmas Pringgarata, Puskesmas Mantang, dan Puskesmas Bagu. Setelah menjalani pemeriksaan dan perawatan, seluruh siswa diperbolehkan pulang.
Sementara itu, Drs. Lalu Rinjani, M.Si. Menyampaikan bahwa kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi terhadap penyediaan makanan di dapur SPPG Yayasan Budi Sain Mangkliung, Desa Mekar Bersatu, Kecamatan Batukliang.
“Dengan kejadian ini tentu akan dilakukan evaluasi terhadap seluruh proses penyediaan makanan di SPPG,” katanya.
Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Tengah juga telah mengambil sampel menu MBG untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium guna mengetahui penyebab pasti munculnya keluhan kesehatan.
Pemeriksaan dan evaluasi lanjutan masih dilakukan oleh pihak terkait untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar serta tetap mengutamakan keamanan dan kesehatan para penerima manfaat.(Lu01)

