Mataram, (lombokaUP) – Laporan Bupati Lombok Barat soal dugaan korupsi penggunaan mobil dinas untuk kepentingan Partai di Kawal NTB minta segera didorong segera berproses .
Divisi Humas dan Hubungan antar Lembaga Kawal NTB Lalu Ahadi Wira Guna atau Gun meminta Kapolda NTB Irjen Lingga memberikan atensi penuh terkait kasus tersebut.
“Sebagai bentuk keadilan hukum kami meminta dan mendesak Kapolda segera memeriksa Bupatu Lobar Lalu Ahmad Zaini atas laporan Kami ,” Katanya Minggu 31 / 5 sore hari.
Sebelumnya Dugaan penyalahgunaan wewenang di laporkan Kawal NTB pada tanggal 20 mei lalu dengan nomer laporan TBLP/ 215/ V/ 2026 / Dotreskrimsus .
Laporan di terima penyidik Polda NTB dan berjanji akan segera menindaklanjutinya .
Dimana dalam laporan Terlapor Bupati Lobar Ahmad Zaini di duga menggunakan fasilitas mobil dinas jenis toyota Hi Ace Nomor Polisi DR 7031 DL untuk acara partai serta mengalami kecelakaan tunggal di sekitar kabupaten Sumbawa dengan membawa 9 orang pengurus DPW Partai Amanat Nasional NTB.
Kecelakann tersebut mengakibatkan 6 orang luka patah tulang dan 3 orang lainnya luka ringan dimana mobil plat merah milik Pemda tersebut di kemudikan oleh wakil sekretaris PAN NTB Eko iswahyudi.
Laporan dugaan penyalahgunaan tersebut menurut Lalu Gun sebagai bentuk kontrol publik atas tingkah laku pejabat dalam hal ini Bupati yang seenak perutnya menggunakan fasilitas kedinasan untuk kepentingan politiknya.
Kawal NTB juga menyoroti seringnya pendopo Bupati Lobar di gunakan sebagai lokasi acara partai dengan bungkusan makan malam atau makan siang namun mereka hadir menggunakan atribut partainya.
ini juga patut di duga menggunakan dana operasional makan minum bupati di sulap menjadi makan makan pejabat partai.
Menurut Kawal NTB baru hanya pendopo Lobar yang kerap di gunakan untuk acara partai sementara pendopo kabupaten dan kota yang lain belum ada.
“Kami belum temukan pendopo bupati dan walikota lain yang ada acara dan orang menggubakan atribut partai jadi cocok kalau ada audit khusus soal uang makan minum bupati di Lobar.” Pungkasnya.(Lu07)

