Lombok Tengah,(LombokUP)|- | Lelaki yang memiliki nama lengkap Zian Ardian Fikri asal Desa Peseng Wajageseng Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah raih juara 1 Kaligrafi naskah untuk putera pada lomba MTQ ke – XXXI Tingkat Provinsi di Kabupaten Lombok Tengah dan membawa pulang hadiah berupa tropi, piagam dan uang tunai sebesar Rp 10.000.000
” Saya bersaing dengan 8 kabupaten kota di provinsi NTB dan kita berlomba melalui dua tahap, dari lomba yang pertama hanya tiga diambil untuk bisa berlomba di final kemudian jika lolos itulah peserta yang akan berlomba di final, “kata Zian saat diwawancarai usai penyerahan hadiah Senin malam 16/06/2026.”
Zian merasa bersyukur atas prestasi yang diraih saat ini, meraih juara pertama
“Alhamdulillah, berkat do’a usaha dan dukungan dari orang tua,” katanya.
Zian mengungkapkan bahwa belajar ilmu kaligrafi sejak menginjak bangku SMP kelas 2 bahkan sampai sekarang masih belajar, ruang dipelajarinya adalah kaligrafi golongan naskah
.” Saya belajar kaligrafi sejak kelas 2 SMP,, masih sampai sekarang. Saya belajar kaligrafi golongan naskah yang ditulis dengan menggunakan media karton. naskah itu ada 2 macam yang pertama naskah wajib dan naskah pilihan. Jadi yang saya menangkan di lomba MTQ ini adalah dua-duanya,” katanya.
Diketahui Zian adalah siswa alumni Ponpes Nurul Qur’an Lendang Simbe Mertak Tombok Kecamatan Praya Kabupaten Lombok Tengah
” Saya sekolah di Ponpes Nurul Qur’an Lendang Simbe Mertak Tombok dan lulus Aliyah di Tahun 2016, dan saya juga pernah sekolah di Lemka di Sukabumi Jawa Barat selama satu tahun kurang satu bulan belajar kaligrafi, “imbuhnya.
Dirinya berharap di masa yang akan datang tidak hanya mengembangkan bakatnya di bidang seni tulis Al Qur’an tidak tetapi bakatnya juga bisa bisa ia salurkan untuk kepentingan yang bermanfaat lainnya.
” Kalau untuk lomba hanya di MTQ saja tetapi untuk yang lain bisa juga untuk mendekorasi masjid, aula-aula dan tembok-tembok madrasah. Insya Alloh untuk mengembangkan dan mensyiarkan Al Qur’an bisa lewat kaligrafi jadi dakwah tidak hanya dengan kalam saja tetapi dengan tulisan juga,” jelasnya lagi.
Zian melanjutkan, memberikan dan menyalurkan bakatnya di bidang Kaligrafi Qur’an iq memulai dari pondok
” Saya akan memulai dari pondok. Harapan saya, agar Kaligrafi bisa dinikmatin oleh semua kalangan tidak hanya di pondok pesantren atau ketika lomba, remaja masjid tetapi juga kepada adik-adik atau generasi yang baru,” pungkasnya.(lu03)

